Pelatihan dan Sertifikasi Peningkatan Kompetensi Bendahara KDKMP Kabupaten Jember

Saat Pelatihan Bersama Dinas terkait dan Bendahara KDMP

Jember REAL FAKTA.com - Kementrian Koperasi bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah bidang perkoperasian mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dalam pengelolaan administrasi keuangan.

Agenda tersebut diejawantahkan dalam program Pelatihan Bendahara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang akan dilaksanakan di provinsi Jawa Timur dengan peserta yang telah terverifikasi bendahara KDKMP di Jawa Timur. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 4 hari di hotel Royal kabupaten Jember sejak awal hari ini tanggal 12 Oktober 2026.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi bendahara supaya mampu menjalankan tata kelola keuangan dengan menganut asas ketertiban, akuntabel, serta sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola koperasi sesuai peraturan yang berlaku.

“Harapan kami peserta benar benar bisa menyerap materi dengan baik dan memenuhi standar.

Kompetensi bendahara yang telah ditetapkan. Fasilitator kiranya bisa mendampingi peserta dalam memahami materi hingga menyelesaikan tugas sebagai bendahara koperasi dengan benar. Dan secara kelembagaan LAPENKOP wilayah jawa tengah bisa menjadi ekosistem perkoperasian yang efektif dalam pemberdayaan ekonomi. 

Dalam Pelatihan ini, peserta mendapat pemahaman mengenai kelembagaan dan tata kelola KDKMP sebagai dasar dalam menjalankan koperasi. Materi yang ada tidak hanya membahas mengenai administrasi saja tetapi juga memberikan penekanan kepada pengurus mengenai pembagian tugas dan tanggung jawab antara rapat anggota, pengurus, pengawas, pengelola koperasi (manajer). Dengan kelembagaan yang kuat, KDKMP diharapkan mampu berjalan dengan baik, profesional serta berorintasi kepada kepentingan anggota.

Foto Bersama Nara Sumber dan Bendahara KDMP 

Sartini selaku fasilitator pelatihan di Kabupaten Jember(12-15 oktober) juga menyampaikan pentingnya strategi komunikasi untuk menyampaikan informasi keuangan bagi bendahara kepada pengurus, pengawas, anggota, maupun pihak terkait. Komunikasi yang baik juga diperlukan untuk membangun kepercayaan anggota terhadap koperasi.

Informasi mengenai kondisi keuangan, kegiatan usaha, penggunaan dana, sampai dengan hasil yang diperoleh perlu disampaikan secara berkala maupun tahunan sebagai dasar pengambilan kebijakan yang akan dipilih oleh koperasi.

Memahami Konsep Dasar Akuntansi

Materi utama dalam kegiatan ini tentunya adalah konsep dasar akuntansi koperasi. Peserta dikenalkan dengan prinsip dasar pencatatan keuangan, jenis transaksi, akun, serta hubungan transaksi dengan laporan keuangan. Materi yang disampaikan menjadi dasar bagi bendahara 

Bahas Skema Pembiayaan UMKM Terbaru

KDKMP untuk melakukan pencatatan secara sistematis sehingga setiap laporan keuangan yang ada dapat ditelusuri dan dapat dipertanggungjawabkan. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai penggunaan standar akuntansi SAK-EMKM (standar akuntansi keuangan entitas mikro kecil menengah) serta perbedannya dengan SAK-EP (standar akuntansi keuangan entitas priv)

Penguatan Kompetensi Bendahara diharapkan dapat membangun sistem keuangan koperasi yang tertib. Pada pelatihan ini Bendahara KDKMP diberikan materi mengenai: transaksi kas dan non kas; administrasi dan transaksi keuangan; memproses entry jurnal; mengerjakan buku besar; sistem komputer akuntansi; membaca dan menganalisa laporan keuangan; pembagian SHU (sisa hasil usaha); perhitungan pajak koperasi. Mulai dari pencatatan transaksi, pengelolaan bukti bayar, penyimpanan dokumen, hingga proses penyusunan laporan keuangan bendahara KDKMP tidak hanya selajar secara teoritis berdasarkan paparan fasilitator, praktik memproses entry junal dan mengerjakan buku besar juga dilakukan dalam kegiatan pelatihan.

Pelatihan tidak berhenti pada proses pencatatan, peserta dibekali kemampuan membaca dan menganalisis laporan keuangan. Kemampuan tersebut dimaksudkan untuk melihat perkembangan usaha, kondisi aset, kewajiban koperasi, dan kemampuan koperasi untuk mengambil keputusan usaha. Dengan demikian laporan keuangan yang ada tidak hanya sebagai aministratif namun juga dapat dijadikan data dasar pengambilan keputusan dan pengendalian koperasi.

Dalam aspek kepatuhan perpajakan koperasi peserta mendapat materi mengenai perhitungan pajak koperasi. Materi ini diarahkan untuk meningkatan pemahaman bendahara mengenai kewajiban perpajakan koperasi, termasuk identifikasi transaksi yang memiliki konsekuensi pajak, perhitungan kewajiban, dan pentingnya administrasi serta dokumentasi perpajakan. Senada dengan yang disampaikan kabid koperasi Bu Patmi selaku assisten fasilitator turut menyampaikan upaya penguatan kompetensi bendahara dalam membangun sistem keuangan koperasi yang tertib. Tujuan dari kegiatan ini tidak selesai pada pelatihan bagi bendahara. Koperasi yang sehat, transparan, dan mampu terus berkembang harapan insan gerakan koperasi.

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Pelatihan dan Sertifikasi Peningkatan Kompetensi Bendahara KDKMP Kabupaten Jember
  • Pelatihan dan Sertifikasi Peningkatan Kompetensi Bendahara KDKMP Kabupaten Jember
  • Pelatihan dan Sertifikasi Peningkatan Kompetensi Bendahara KDKMP Kabupaten Jember
  • Pelatihan dan Sertifikasi Peningkatan Kompetensi Bendahara KDKMP Kabupaten Jember
  • Pelatihan dan Sertifikasi Peningkatan Kompetensi Bendahara KDKMP Kabupaten Jember
  • Pelatihan dan Sertifikasi Peningkatan Kompetensi Bendahara KDKMP Kabupaten Jember
Posting Komentar