FMJM dan Masyarakat Pandalungan Jember Siap Kawal Kondusivitas

FMJM dan Masyarakat Pandalungan Kabupaten Jember. (Dok.Istimewa)

Jember, Realfakta.com - Rencana aksi besar-besaran yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 27 Agustus 2026 turut menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Jember. Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Jember Maju (FMJM) dan Masyarakat Pandalungan Kabupaten Jember berencana bertolak ke Jakarta.

Rombongan tersebut diperkirakan membawa sekitar 300 hingga 500 orang dari berbagai elemen masyarakat dan sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Jember.

Koordinator FMJM, Kamiludin, mengatakan keberangkatan tersebut bukan untuk menjadi bagian dari kelompok yang mendukung maupun menolak aksi yang akan berlangsung di Jakarta. Menurutnya, FMJM datang dengan membawa pesan menjaga persatuan, keamanan, dan kondusivitas nasional.

“Kami FMJM akan ke Jakarta pada 27 Agustus besok. Kedatangan kami untuk menjaga Jakarta. Kami tidak ingin ada masyarakat yang terprovokasi dalam aksi tersebut. Tujuan kami murni menjaga Jakarta dan Indonesia,” ujar Kamiludin kepada wartawan, Senin (24/8/2026).

Ia menegaskan, FMJM juga membawa semangat mendukung stabilitas nasional agar roda pemerintahan, pembangunan, dan perekonomian dapat berjalan dengan baik.

Bukan Pendukung maupun Penolak Aksi

Kamiludin menegaskan keberadaan rombongan dari Jember tidak dimaksudkan untuk mendukung Aliansi Masyarakat Pati maupun kelompok mahasiswa yang menolak aksi tersebut.

“Kami tidak berada di keduanya, baik yang pro aksi maupun kontra. Kami datang untuk bersama Bapak Presiden dan ingin menjaga Indonesia tetap kondusif, termasuk Jakarta sebagai pusat pemerintahan,” tegasnya.

Menurut Kamiludin, menjaga keamanan dan keutuhan Indonesia bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat keamanan. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan ketertiban.

“Menjaga Indonesia bukan hanya tanggung jawab TNI dan Polri, tetapi juga masyarakat Indonesia yang cinta tanah air,” katanya.

Ia menyebut Jakarta memiliki posisi strategis sebagai pusat pemerintahan. Karena itu, situasi yang aman dan kondusif di Jakarta dinilai penting untuk menjaga stabilitas nasional.

“Kami sebagai anak bangsa memiliki hak untuk ikut menjaga Jakarta dan menjaga Indonesia. Kami juga mendukung stabilitas dalam negeri agar pembangunan dan ekonomi tetap berjalan kondusif,” imbuhnya.

Bawa Pesan Jaga Jakarta, Jaga Indonesia

Keberangkatan masyarakat Jember tersebut juga sejalan dengan seruan “Jaga Jakarta, Jaga Indonesia” yang disampaikan FMJM bersama Masyarakat Pandalungan Kabupaten Jember.

Mereka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi, menjaga persatuan dan kesatuan, serta menyampaikan aspirasi secara damai dan sesuai koridor hukum.

Dari Jember, pesan yang dibawa adalah menjaga persatuan tanpa memperuncing perbedaan. Rombongan juga berharap seluruh pihak dapat menahan diri sehingga setiap penyampaian aspirasi tetap berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu kepentingan masyarakat luas.

Dari pantauan di lapangan, elemen yang tergabung dalam FMJM dan Masyarakat Pandalungan Kabupaten Jember berasal dari berbagai latar belakang masyarakat yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Rencananya, mereka akan berangkat menuju Jakarta pada 27 Agustus 2026 dengan membawa semangat kebangsaan dan pesan persatuan dari Jember untuk Indonesia. (*)
Also Read
Latest News
  • FMJM dan Masyarakat Pandalungan Jember Siap Kawal Kondusivitas
  • FMJM dan Masyarakat Pandalungan Jember Siap Kawal Kondusivitas
  • FMJM dan Masyarakat Pandalungan Jember Siap Kawal Kondusivitas
  • FMJM dan Masyarakat Pandalungan Jember Siap Kawal Kondusivitas
  • FMJM dan Masyarakat Pandalungan Jember Siap Kawal Kondusivitas
  • FMJM dan Masyarakat Pandalungan Jember Siap Kawal Kondusivitas
إرسال تعليق