![]() |
| Foto panitia saat pemberangkatan ancak Hias |
Jember, REAL FAKTA.com – Pawai Cinta dan Ancak Hias se-Kecamatan Ajung yang digelar dengan titik start di Lapangan Desa Pancakarya dan finis di Lapangan Gempa Pancakarya, menjadi momentum mempererat silaturahmi antar-lembaga pendidikan, guru, siswa, wali murid, serta jajaran pemerintah dan aparat keamanan.
Kegiatan tersebut diikuti 16 lembaga pendidikan RA se-Kecamatan Ajung dengan melibatkan ratusan siswa bersama wali murid. Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta di Lapangan Desa Pancakarya, dilanjutkan penataan barisan kontingen Pawai Cinta dan Ancak Hias.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kemenag Kabupaten Jember Dr. Santoso, S.Pd., M.Pd., Pengawas RA Kecamatan Ajung Afifatus Sholihah, S.Pd., Camat Ajung Andri Purnomo, S.T., M.Si., Kapolsek Ajung IPTU Fathur Rozzi, S.H.I., M.H., Danposramil Ajung Peltu Subaidi, serta Ketua KKRA, KKGRA dan IGRA Kecamatan Ajung.
Selain itu, hadir pula Kanit IK Polsek Ajung AIPTU Christian, SA, S.H., Kanit Samapta AIPTU Abdurahman, Kanit Propam AIPDA Afgani Al, serta Bhabinkamtibmas Desa Pancakarya AIPDA Steven.
![]() |
| Kepala kemenag Jember Dr. Hadi Santoso S.Pd.,M.Pd., |
Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kabupaten Jember Dr. Santoso, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ancak hias tidak hanya menjadi kegiatan pawai, tetapi juga memiliki nilai penting dalam membangun kebersamaan dan mempererat hubungan antarsesama.
Salah satu tujuan utama kegiatan tersebut adalah mempererat silaturahmi. Melalui kegiatan yang melibatkan guru, siswa, wali murid dan berbagai unsur masyarakat tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin baik serta kebersamaan dalam mendukung pendidikan anak-anak.
“Silaturahmi menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Kita berkumpul bersama, saling mengenal dan memperkuat kebersamaan,” ujar Santoso dalam sambutannya.
Selain silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air kepada para peserta sejak usia dini.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan doa dan prosesi pelepasan barisan. Peserta menampilkan Tari Masal Daerah oleh guru RA, yang kemudian dilanjutkan dengan kontingen Pawai Cinta dan Ancak Hias berjalan menyusuri rute yang telah ditentukan menuju lokasi finis di Lapangan Gempa Pancakarya.
Kemeriahan kegiatan tampak dari berbagai ancak hias dan penampilan peserta yang dibawa oleh masing-masing lembaga. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang kebersamaan antara dunia pendidikan RA dengan pemerintah, aparat keamanan, orang tua dan masyarakat Kecamatan Ajung.
Tim

